Lelaki dan Perempuan, judul ini merupakan salah satu judul bab dari buku Perempuan karya Bapak M. Quraish Shibab,isinya menarik. Dikatakan, lelaki dan perempuan keduanya berkewajiban menciptakan situasi harmonis dalam masyarakat. Tentu saja situasi ini harus sesuai kodrat dan kemampuan masing-masing. Ada perbedaan-perbedaan antara lelaki dan perempuan, yang kalau kita pahami dan mampu menerima, bisa jadi kita akan bisa menciptkan situasi harmonis dengan pasangan kita, insyaa Allah. Perbedaan-perbedaan tersebut antara lain sebagai berikut :
- Lelaki melakukan lebih banyak dari apa yang dapat dilakukan perempuan, sedang perempuan melakukan apa yang lebih banyak dari apa yang berani dilakukan laki-laki.
- Lelaki dikenal dari apa yang tidak dilakukannya, dan perempuan dikenal dari apa yang dia lakukan.
- Ketika seorang lelaki menagis di hadapan perempuan, maka sesungguhnya ia telah menyentuh keangkuhan perempuan itu, dan ketika serorang perempuan menagis di hadapan lelaki, maka sesungguhnya ia telah menimbulkan rasa iba lelaki kepadanya.
- Kenikmatan perempuan diperolehnya ketika berhasil menghancurkan hati lelaki, sedang kenikmatan lelaki diperolehnya ketika dia mampu memuaskan keangkuhan perempuan.
- Kebahagiaan di sisi lelaki adalah suksesnya dalam pekerjaan, sedang bagi perempuan adalah suksesnya bersama lelaki.
- Dibalik setiap perempuan yang sukses terdapat cinta yang gagal, dan di belakang setiap lelaki yang sukses terdapat perempuan yang mencintai.
- Yang terakhir mati pada lelaki adalah hatinya dan pada perempuan adalah lidahnya. Lidah lelaki bagaikan pisau, sedang lidah perempuan seperti pedang.
- Perempuan menginginkan anak yang meyerupai kekasihnya, sedang lelaki menginginkan anak yang serupa dengannya bukan yang serupa istrinya. ini karena lelaki ingin mengulangi wujudnya, dan perempuan ingin mengulangi kekasihnya.
- Semua jenis pujian menggetarkan hati perempuan, tetapi tidak semua pujian menyentuh hati lelaki.
- Perempuan membinasakan akal lelaki, sedang lelaki meremukkan hati perempuan.
- Perempuan menganggap pernikahan sebagai stasiun terakhir dalam perjalanan hidupnya, sedang lelaki memandangnya sebagai salah satu stasiun pilihan, selanjutnya dia akan melanjutkan perjalanannya.
- Perempuan tidak melupakan ciuman pertama, sedang lelaki melupakan ciuman terakhir.
- Dahulu orang berkata : Tiga sifat lelaki yang terbaik namun itulah yang terburuk buat perempuan. Tiga sifat tersebut adalah berani, rendah hati, dan tangan terbuka. Tiga sifat terbaik perempuan namun itulah yang terburuk buat lelaki adalah tinggi hati, sangat hai-hati, dan tangan tertutup.
- Lelaki memahami apa yang dia dengar, sedang perempuan mendengar apa yang dia tidak pahami.
- Lelaki senang berpindah-pindah bagaikan wisatawan, sedang perempuan senang menetap bagaikan penduduk asli.
- Ketika lelaki merasa jemu, maka dia membutuhkan seseorang yang mendorongnya agar ia maju ke depan. Ketika perempuan merasa jemu, maka dia membutuhkan seseorang yang menopangnya dari belakang, agar ia tidak terjatuh.
- Tuhan menciptakan lelaki dari tanah, agar dia dapat menanam di bumi dan membangun di atas bumi rumah-rumah tempat tinggal. Tuhan menciptakan perempuan dari tulang rusuk lelaki, agar dia dapat mendorong lelaki dari bumi ini dan mengusirnya dari rumah yang dibangun lelaki itu.
- Lelaki sering kali tidak mengetahui kapan mengucapkan kata perpisahan bagi perempuan, sedang perempuan sering kali tidak mengetahui kapan dia harus berpisah.
- Ketika lelaki berbicara tentang kebebasan, maka yang dimaksudnya adalah kebebasannya dari perempuan. Ketika perempuan berbicara tentang keikhlasan, maka yang dimaksudnya adalah keikhlasan lelaki kepada mereka.
- Lelaki cepat jatuh cinta, sedang perempuan lebih cepat membenci.
- Kalau dua orang lelaki bertengkar, maka seringkali penyebabnya adalah perempuan, sedang bila dua orang perempuan bertengkar, maka biasanya penyebabnya juga perempuan.
- Lelaki menangis atas apa yang hilang darinya, sedang perempuan atas apa yang tidak diperolehnya.
- Lelaki letih mencari ketenangan, sedang perempuan tidak tenang kecuali dengan mencari keletihan.
- Ketika seorang perempuan menikah untuk kedua kalinya, itu karena dia membenci suaminya yang pertama, sedang ketika seorang lelaki menikah untuk kedua kalinya, itu karena dia mencintai istrinya yang pertama. Karena itu prempuan mencoba nasibnya, dan lelaki berspekulasi.
- Lelaki diciptakan dari tanah dan perempuan dari tulang, karena itu perempuan lebih kuat daripada lelaki dan kekuatannya terletak pada kelemahannya.
Demikian beberapa pandangan jenaka yang mungkin tidak sepenuhnya benar.
Margeret Seed, seorang pakar Amerika mengatakan, dunia akan lebih baik kalau kedua jenis manusia, lelaki dan perempuan, mengakui bahwa masing-masing memiliki kemampuan yang berlebih dibanding dengan yang lain dalam bidang yang berbeda-beda.
Sumber : Perempuan karya M. Quraish Shihab
